Tuesday, October 21, 2008

Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Bahasa pemrograman

Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Agar komputer dapat melakukan sesuatu hal, kita harus memberinya perintah yang dapat ia laksanakan, yaitu dalam bentuk kumpulan perintah-perintah dasar tersebut.

Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat diterjemahkan menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program komputer yang disebut kompilator. Sintaks dari bahasa pemrograman lebih mudah dipahami oleh manusia daripada sintaks perintah dasar. Namun tentu saja komputer hanya dapat melaksanakan perintah dasar itu. Maka di sinilah peran penting kompilator sebagai perantara antara bahasa pemrograman dengan perintah dasar.

Kegiatan membuat program komputer dengan menggunakan bahasa pemrograman disebut pemrograman komputer. Contoh bahasa pemrogaman adalah bahasa FORTRAN, COBOL, BASIC, JAVA, dan C++.

Bahasa pemrograman

Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Komputer hanya dapat diberi perintah yang terdiri dari perintah-perintah dasar tersebut. Perintah-perintah yang lebih rumit (misalnya mengurutkan suatu daftar sesuai abjad) harus diterjemahkan menjadi serangkaian perintah-perintah dasar yang dapat dimengerti komputer (perintah-perintah yang termasuk dalam instruction set komputer tersebut) yang pada akhirnya dapat mennyelesaikan tugas yang diinginkan, meskipun dijalankan dengan beberapa operasi dasar, bukan satu operasi rumit.

Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat diterjemahkan menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program komputer yang disebut kompilator (compiler). Setiap bahasa pemrograman mempunyai kompilatornya sendiri. Contohnya, kompilator C++ tidak akan mengerti program yang ditulis dengan bahasa Java. Sintaks dari bahasa pemrograman lebih mudah dipahami oleh manusia daripada sintaks perintah dasar. Namun tentu saja komputer hanya dapat melaksanakan perintah dasar itu. Maka di sinilah peran penting kompilator sebagai perantara antara bahasa pemrograman dengan perintah dasar.

Kegiatan membuat program komputer dengan menggunakan bahasa pemrograman disebut pemrograman komputer. Contoh bahasa pemrogaman adalah bahasa FORTRAN, COBOL, BASIC, JAVA, dan C++.

Daftar bahasa pemrogram

Berikut ini adalah daftar bahasa pemrograman komputer:

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:

  • lebih cepat
  • lebih luas sebarannya, dan
  • lebih lama penyimpanannya.

Agar lebih mudah memahaminya mari kita lihat perkembangan di bidang teknologi informasi. Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.

Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan jaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.

Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.

Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, tv, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.

Monday, October 20, 2008

Windows Vista Manjakan Gamer


Screenshot Flight Simulator X (microsoft)

Jakarta - Dua dari tiga fokus Microsoft dalam mendorong penggunaan Windows Vista terkait erat dengan perkembangan pasar komputer di kalangan konsumen. Keduanya adalah Windows Vista untuk Family PC dan Windows Vista untuk Gaming PC.

Di Indonesia, Microsoft pun yakin akan potensi komputer di kalangan pengguna rumahan. "Pasar konsumer IT di Indonesia memiliki potensi yang cukup baik. Hal ini didasarkan pada riset internal yang pernah kami lakukan tahun 2006 lalu yang menunjukkan bahwa 43% dari konsumer di area Jakarta dan sekitarnya berencana untuk membeli PC dalam jangka waktu 12 bulan ke depan sebagai salah satu kebutuhan rumah tangga mereka," Hermawan Sutanto, Sr. Product Marketing Manager PT Microsoft Indonesia, mengungkapkan saat ditemui di Kantor Microsoft Indonesia, Jakarta.

Dari pembeli tersebut, lebih lanjut Hermawan mengungkapkan, lebih dari separuhnya akan menggunakan PC untuk bermain. "56% pembeli PC di Jakarta, memiliki tujuan akan menggunakan PCnya untuk bermain game," tuturnya.

Dari survei tersebut, lima besar tujuan penggunaan komputer rumahan memang didominasi oleh hiburan. Berturut-turut ini adalah musik, game, pekerjaan sekolah, gambar dan video, serta game elektronik.

"Terlebih lagi, dari riset internal 40% gamers berkeinginan membeli Windows Vista sebagai operating system dalam PCnya walaupun Windows Vista masih relative baru. Berdasarkan hal tersebutlah, maka kami memberikan perhatian khusus bagi pasar konsumer khususnya pasar PC yang digunakan untuk bermain game," Hermawan menambahkan.

Riset yang sama, ujar Hermawan, mengungkapkan harapan para gamer akan Vista. Sebanyak kurang lebih 60 persen gamer mengaku yakin Windows Vista dan teknologi pendukungnya akan memberi pengalaman main game yang lebih baik dibanding versi sebelumnya.

Hermawan pun mengatakan saat ini Windows Vista mencakup 21 persen dari penjualan Windows di Indonesia. Ini terhitung dalam periode tiga bulan sejak peluncuran Windows Vista di Indonesia yang dilakukan bulan April 2007.

DirectX 10

Windows Vista memiliki kemampuan DirectX 10 yang diyakini bisa lebih memanjakan penggemar game. Teknologi ini bisa meningkatkan detil tampilan pada game-game grafis tinggi tiga dimensi.

"Windows Vista dengan teknologi DirectX 10 merupakan alasan utama bagi para konsumer yang bertujuan menggunakan PC untuk bermain game. Karena dengan teknologi DirectX 10, efek visual dalam game menjadi lebih hidup, lebih realistis, dan membuat pengalaman bermain gamepun menjadi lebih menggelegar," Hermawan memaparkan.

Mulai akhir Januari 2008, ujar Hermawan, Windows XP tidak akan lagi tersedia untuk pembuat perangkat komputer (Original Equipment Manufaturer). Ini, lanjutnya, akan mendorong pembuat game untuk mengembangkan game berbasis DirectX 10.

"Bagi para developer games, hal ini juga merupakan peluang yang terbaik untuk melahirkan game-game generasi terbaru yang lebih realistis dibandingkan sebelumnya," Hermawan menambahkan.

Ini diamini oleh Yos Rifanto, Software Group Product Manager, PT Bhinneka Mentari Dimensi. "Teknologi baru Windows Vista dengan Direct X 10, membuat Windows Vista makin ditunggu-tunggu oleh pasar konsumer terutama mereka penggemar games. Karena petualangan bermain game menjadi lebih seru. Hal ini juga memberikan pengaruh yang positif bagi pasar IT untuk konsumer di Indonesia dengan meningkatkan presentasi penjualan PC," kata Yos.

Hal tersebut dibenarkan oleh Anton Endri Susanto, Sales Consultant Online, PT. Bhinneka Mentari Dimensi yang juga seorang 'pilot' di game Flight Simulator, bahwa salah satu perbedaan yang paling mencolok dari teknologi DirectX 10 adalah gambar yang dihasilkan (scenery) benar-benar realistis.

"Gambar di Flight Simulator yang dijalankan dengan Windows Vista sangat berbeda dengan yang dijalankan pada versi Windows sebelumnya. Gambarnya benar-benar realistis dan lebih indah," ujar Anton.

Namun, ujar Hermawan, untuk memanfaatkan DirectX 10 perlu dukungan dari sisi hardware juga. Dengan kata lain, kartu grafis yang digunakan harus sudah mendukung DirectX 10 juga.

Hermawan mengatakan, pemain game di Windows Vista bisa memanfaatkan akses internet berkapasitas besar untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Game seperti Microsoft Flight Simulator X, ia mencontohkan, bisa dimainkan secara online.

Bahkan, lewat layanan Xbox Live, Hermawan menunjukkan bagaimana gamer di Xbox 360 dan di Windows Vista bisa saling bekerjasama mengendalikan pesawat di Microsoft Flight Simulator X.

Anton menambahkan, permainan itu juga bisa menjadi pendidikan. "Sedangkan belajar terbang dengan menggunakan PC dapat dikatakan menjadi sentral hiburan dan pendidikan, kenapa pendidikan karena dengan mengetahui nama bandara secara otomatis kita akan tahu daerah (negara) mana bandara itu berada dan bermain FS juga dapat mengasah pikiran kita dalam hal hitung-hitungan karena kita juga harus tahu speed berapa untuk landing, dll. Jadi saya berpendapat selain hiburan dan games, PC juga dapat mendidik," ujar Anton.

Ret Hat Linux : Sistim Opersi Paling " Aman"

Red Hat Linux baru-baru ini memperoleh tingkatan baru dari sertifikasi keamananan yang akan membuatnya menjadi perangkat lunak yang layak dipertimbangkan untuk digunakan pada level pemerintahan.

Minggu lalu IBM telah memperoleh sertifikasi EAL4 Augmented with ALC_FLR.3 untuk sistem operasi Red Hat Enterprise Linux. Sertifikasi yang diperoleh Red Hat itu menjadikannya setara dengan produk Sun Microsystem: Trusted Solaris Operating System, ungkap Dan Frye, wakil presiden dari unit open system IBM.

“Ini adalah tingkatan tertinggi dari fungsi keamanan yang semua orang miliki”, tegas Frye. “Kami telah menghadirkan fungsi Labeled Security Protection Profile (LSPP) dalam Red Hat Enterprise Linux 5 dan kami telah mensertifikasinya pada tingkatan EAL4 sebagai jaminan”

Rating ini diberikan oleh organisasi yang dibiayai pemerintah Amerika Serikat: National Information Assurance Partnership (NIAP) Common Criteria Evaluation and Validation Scheme for IT Security Program, yang mengevaluasi sisi keamanan dari perangkat lunak komersial.

Red Hat Linux menerima sertifikasi EAL4 Augmented with ALC_FLR.3 ini untuk penggunaan pada komputer mainframe IBM, System x, System p5 dan eServer.

Sertifikasi tingkat keamanan ini biasanya tidak dibutuhkan pada kontrak dengan perusahaan biasa, namun menjadi mutlak diperlukan sebagai syarat untuk dapat dipakai di badan pemerintahan seperti misalnya Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan Agen Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), ujar Frye.

Linux sebelumnya telah mendapatkan sertifikat pada level EAL4, namun ini adalah kali pertamanya sistem operasi tersebut menerima sertifikasi Labeled Security Protection Profile (LSPP), yang berkaitan dengan fitur akses pengaturan.

Para pengembang sebelumnya Linux telah bekerja untuk menambahkan fitur akses pengontrolan “SE Linux” dalam sistem operasinya. SE Linux disertakan sebagai bagian dari Red Hat Enterprise Linux 5, dan kini telah mendapatkan sertifikasi untuk penggunakan pada pemerintahan, ucap Frye.

Di bagian lain LSPP Red Hat Linux juga telah mendapat sertifikasi Role Based Access Control Protection (RBAC), dan itu juga perlu dipertimbangkan, tegas Red Hat.

Menurut Fryle, sertifikasi ini adalah “Berita besar bagi Industri Linux” karena hal ini menunjukkan bahwa perangkat lunak open-source dapat digunakan untuk menjalankan tugas-tugas komputerisasi yang sensitif. “Jika ada orang yang ragu bahwa sistem operasi open source dapat melakukannya, kami telah buktikan bahwa (keraguan) mereka itu salah”.

Saturday, October 18, 2008

Lupakan Joystick, Kendalikan Game Dengan Perasaan!

Emotiv Systems ,sebuah perusahaan pembuat game dari San Fransisco, kemarin mengumumkan teknologi baru yang akan segera diluncurkan untuk menambah pengalaman bermain game bagi para gamer. Perusahaan ini mengklaim bahwa sistem baru dibawah nama Project Epoc ini akan sanggup menggerakkan obyek pada game hanya dengan membaca pikiran, ekspresi wajah, dan respon fisik seperti cemas, tenang, terburu-buru, dan sebagainya.

Emotiv Systems yang menjadi pionir dalam pengembangan teknologi yang memanfaatkan otak manusia sebagai dasar antarmukanya, mengungkapkan kabar baik bagi para gamer ini Rabu lalu (7/3) pada Game Developers Conference yang diadakan di San Fransisco.

Project Epoc, yang dikembangkan berdasarkan neuro-teknologi, adalah sebuah headset yang dilengkapi serangkaian sensor yang akan merubah sinyal yang dikirimkan emosi dan otak penggunanya menjadi sinyal elektrik yang akan menjalankan game sesuai dengan perasaan dan pemikiran penggunanya. Alat ini terhubung secara nirkabel dengan PC.

Selain Project Epoc, Emotiv juga meluncurkan Emotion Development Kit (EDK) yang lebih jauh akan memungkinkan penggunanya untuk mengembangkan sendiri karakter yang diciptakan sesuai manupulasi dan keinginan si gamer. Sejauh ini Emotiv tidak mengutarakan sama sekali, berapa kisaran harga yang akan dipatok untuk produknya ini. Tetapi mereka memastikan bahwa paling tidak para gamer yang sudah menanti-nanti produk ini, harus bersabar hingga pertengahan 2008 pada saat Project Epoc resmi diluncurkan. (ella)

Sumber: Bhinneka Post